Museum Batik
Pekalongan
Pada tanggal yang berwarna "HIJAU" ada jadwal kunjungan atau pelatihan, untuk lebih jelas coba klik tanggal yang berwarna "HIJAU"
Museum Batik Pekalongan

" Museum Batik Pekalongan berada di Jl. Jatayu No. 3 Kota pekalongan
, tepatnya di kawasan budaya Jatayu Pekalongan.

Telp : (0285) 431698

Fax : (0285) 423221

Email : Museum.batik@yahoo.com "

-- Selamat Berkunjung --

Pewarna Kimia Untuk Batik

Pewarna kimia didapat dari berbagai zat kimia/ sintetis (buatan) yang dapat menghasilkan warna untuk tekstil. Pewarna kimia ini diperkenalkan oleh pedagang-pedagang dari bangsa lain. Sifat dari warna kimia ini menghasilkan warna-warna terang, dan varian warnanya jauh lebih banyak dari warna alami.

Macam-macam zat pewarna kimia:

  • Pewarna Naptol
  • Pewarna Indigosol
  • Pewarna Protion
  • Pewarna Base
  • Pewarna Rapit

Pewarna yang biasa digunakan adalah Pewarna Naptol, Indigosol, dan Protion. Berikut adalah penjelasan mengenai ketiga pewarna tersebut:

 

 

1. Pewarna Naptol

Pewarna Naptol biasanya digunakan untuk pencelupan. Untuk pencelupan 1 potong kain ukuran taplak digunakan 10 gr Naptol, 5 gr kustik, Garam Diazo 30 gr.

Contoh penggunaan pewarna Naptol:

  • Warna Biru Muda

Naptol AS + Kustik   fixasi dengan   Garam Diazo Biru Bb.

  • Warna Biru Tua

Naptol AS + Kustik difiksasi dengan Garam Diazo Biru B.

  • Warna Merah Muda

Naptol BS + Kustik difiksasi dengan Garam Diazo Merah R.

  • Warna Merah Tua / Merah Marun

Naptol AS BO + Kustik difiksasi dengan Garam Diazo Merah B + Biru B.

 

  • Warna Kuning

Naptol ASG + Kustik difiksasi dengan Garam Merah B.

  • Warna Ungu / Violet

Naptol ASG + Kustik difiksasi dengan Garam Violet B.

  • Warna Orange

Naptol AS OL + Kustik difiksasi dengan Garam Kuning Gc / Orange Gc.

 

 

2. Pewarna Indigosol

Pewarna Indigosol biasa digunakan untuk pewarnaan teknik nyolet dan mewarnai dasar (pencelupan). Untuk teknik nyolet pewarna 5 gr untuk ukuran air ½ gelas aqua ( dilarutkan dengan air panas ). Untuk pencelupan 1 kain taplak dibutuhkan pewarna 20 gr dan air 1 sampai 2 liter ( dilarutkan dengan air panas ).

 

3. Pewarnaan Protion

Pewarnaan Protion digunakan dalam proses Nyolet dan Nyelup. Untuk teknik Nyolet dibutuhkan warna 5 gr, Soda Kue 2 gr, atau MS ( Resisal ) dan air sekitar 30cc. Untuk teknik Nyelup dibutuhkan warna Protion 20 gr, Soda Kue 10 gr dan air 2 Liter.