Museum Batik
Pekalongan
Museum Batik Pekalongan
GEDUNG MUSEUM
April 2019
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
1 April 2019 2 April 2019 3 April 2019 4 April 2019 5 April 2019 6 April 2019 7 April 2019
8 April 2019 9 April 2019 10 April 2019 11 April 2019 12 April 2019 13 April 2019 14 April 2019
15 April 2019 16 April 2019 17 April 2019 18 April 2019 19 April 2019 20 April 2019 21 April 2019
22 April 2019 23 April 2019 24 April 2019 25 April 2019 26 April 2019 27 April 2019 28 April 2019
29 April 2019 30 April 2019 1 Mei 2019 2 Mei 2019 3 Mei 2019 4 Mei 2019 5 Mei 2019
Pada tanggal yang berwarna "HIJAU" ada jadwal kunjungan atau pelatihan, untuk lebih jelas coba klik tanggal yang berwarna "HIJAU"
Museum Batik Pekalongan

" Museum Batik Pekalongan berada di Jl. Jatayu No. 3 Kota pekalongan
, tepatnya di kawasan budaya Jatayu Pekalongan.

Telp : (0285) 431698

Fax : (0285) 423221

Email : Museum.batik@yahoo.com "

-- Selamat Berkunjung --

Jusuf Kalla: Pakai Batik Tingkatkan Ketahanan Energi

Kampanye penggunan batik di lingkungan pemerintah ternyata tak hanya untuk menumbuhkan kecintaan kepada produk-produk dalam negeri saja. Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan, penggunaan batik juga bisa menghemat energi sehingga mewujudkan ketahanan energi.

Jusuf Kalla menjelaskan, penghematan energi merupakan cara paling mudah untuk menciptakan ketahanan energi. Pasalnya, penghematan energi tidak memerlukan investasi. Hanya membutuhkan kedisiplinan saja dalam penggunaan energi. “Jadi memang ketahanan energi paling bagus adalah penghematan,” kata Kalla, dalam sebuah seminar, di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (14/4/2015).

Kalla mengungkapkan, penghematan energi bisa dilakukan melalui gaya hidup, dengan mengatur penggunaan pakaian, seperti menggunakan batik. “kita pakai lampu led, pakai baju batik itu bisa berakibat kepada kebijakan penghematan energi,” ungkapnya.

Menurut kalla, dengan mengenakan batik maka suhu pendingin udara yang diperlukan dalam ruangan tak perlu rendah. Dengan cara tersebut listrik yang dibutuhkan pun juga tidak terlalu banyak.

Berbeda jika menggunakan setelah jas. karena cukup tebal, maka suhu pendingin udara pun harus di bawah 20 derajat celsius sehingga energi atau listrik yang dibutuhkan pun akan lebih banyak.

Oleh karena itu, pemerintah melalui Sekretaris Negara (Setneg) menginstruksikan penghematan energi dengan menggunakan batik. “sekarang di Setneg AC tidak boleh di bawah 25 derajat celsius. Tidak ada pakai jas. jadi itu alasan kenapa kami sekarang pakai batik. Itu kebijakan penghematan energi, bukan mode itu, coba kalau Anda pakai jas pasti kepanasan,” tuturnya.

Selain menjalankan aturan teknis, secara jangka panjang pemerintah juga melakukan cara untuk mewujudkan ketahanan energi. Beberapa diantaranya adalah membangun tangki penyimpanan bahan bakar minyak (BBM). Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menyatakan, saat ini cadangan strategis BBM Indonesia hanya cukup sampai 20 hari saja.

Dengan penambahan kilang tersebut, diharapkan cadangan strategis bisa meningkat 30 hari. “Bisa tidak terus menimbun sampai 30 hari syukur-syukur sampai 30 hari lagi,” ungkapnya.

Selain itu, PT Pertamina (Persero) juga akan berburu minyak dari luar negeri. Saat ini, Pertamina sedang fokus mengakusisi lapangan minyak di luar negeri. Langkah tersebut menjadi salah satu cara agar produksi minyak perusahaan tersebut bisa memenuhi kebutuhan dalam negeri.

Untuk mencari minyak di luar negeri, perseroan memang membutuhkan dana yang tidak sedikit. namun hal tersebut bukan halangan. Saat ini mereka sudah menyiapkan dana yang berasal dari utang di dalam negeri. (Pew/Gdn)

Sumber : http://bisnis.liputan6.com/read/2213191/jusuf-kalla-pakai-batik-tingkatkan-ketahanan-energi