Museum Batik
Pekalongan
Museum Batik Pekalongan
GEDUNG MUSEUM
Oktober 2020
Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Minggu
28 September 2020 29 September 2020 30 September 2020 1 Oktober 2020 2 Oktober 2020 3 Oktober 2020 4 Oktober 2020
5 Oktober 2020 6 Oktober 2020 7 Oktober 2020 8 Oktober 2020 9 Oktober 2020 10 Oktober 2020 11 Oktober 2020
12 Oktober 2020 13 Oktober 2020 14 Oktober 2020 15 Oktober 2020 16 Oktober 2020 17 Oktober 2020 18 Oktober 2020
19 Oktober 2020 20 Oktober 2020 21 Oktober 2020 22 Oktober 2020 23 Oktober 2020 24 Oktober 2020 25 Oktober 2020
26 Oktober 2020 27 Oktober 2020 28 Oktober 2020 29 Oktober 2020 30 Oktober 2020 31 Oktober 2020 1 November 2020
Pada tanggal yang berwarna "HIJAU" ada jadwal kunjungan atau pelatihan, untuk lebih jelas coba klik tanggal yang berwarna "HIJAU"
Museum Batik Pekalongan

" Museum Batik Pekalongan berada di Jl. Jatayu No. 3 Kota pekalongan
, tepatnya di kawasan budaya Jatayu Pekalongan.

Telp : (0285) 431698

Fax : (0285) 423221

Email : Museum.batik@yahoo.com "

-- Selamat Berkunjung --

Sekilas Tentang Kain

Kain putih yang dijadikan batik mempunyai beberaapa istilah atau nama khusus, yaitu disebut mori atau muslim atau cambric. Ketiga istilah tersebut popular di kalangan pembatikan. Kata mori mungkin berasal dari Bombyx.

Mori yaitu suatu jenis ulat sutera yang menghasilkan sutera putih dan halus. Memang kain putih untuk batik adalah kain putih yang halus laksana kian sutera dari jenis bombyx mori. Dan dulu batik yang halus menggunakan kain sutera.

 

 

1. Mori Primissima

Mori Primissima adalah golongan mori yang paling halus. Dibuat batik secara batik tulis, jarang dikerjakan secara batik cap. Golongan primissima belum dibuat di dalam negeri. Dulu Indonesia import primissima dari negeri Belanda, lkemudian mendatangkan dari negeri Jepang. Tahun 1970 Pabrik cambric Medari milik GKBI mulai membangun bagian khusus membuat mori primissima.

Mori diperdagangkan dalam bentuk piece ( blok, geblok,gulungan) dengan ukuran lebar 42 inchi ( 106 cm ) dan panjang 17,5 yard ( 15,5 cm ) Nama – nama merk mori primissima yang terdapat dalam perdagangan dapat disebutkan contoh – contohnya sebagai berikut :

  • Mori primissima dari Holland: Cap sen merah, Cap jangkrik mas, Cap sen mas, Cap kurungan mas dll
  • Mori primissima dai Jepang : Cap Golden Gate, Cap Kupu, Cap naga Sembilan, Cap kupu terbang dll

 

2. Mori Prima

Mori Prima adalah golongan mori halus yang kedua sesudah golongan primissima . Mori golongan prima ini dapat untuk batik halus dan dapat pula untuk batik cap.

Golongan prima ini belum pula dibuat didalam negeri , tetapi mori yang dibuat oleh Pabrik Cambic GKBI – Medari kwalitasnya sudah mendekati golongan prima ( Primatex di batang )

Mori prima diperdagangkan dalam ukuran tiap piece nya hamper sama dengan mori primissima. Dulu ukuran dari Holand ukuran per piece lebar 40 inchi dan panjang 17,5 yard.

Mori prima yang sudah pernah diperdagangkan antara lain sebagai berikut :

  • Prima dari Holland : Cap ikan tiga, Cap ayam mas, Cap dewi sri, Cap payung mas, dll
  • Prima dari Jepang : Cap bintang lima, Cap radioglobe, Cap naga Sembilan, Cap harimau, dll

 

 

3. Mori Biru ( Medium )

Mori golongan biru ini adalah golongan kwalitas ketiga setelah primissima dan prima, Golongan mori ini biasanya untuk membuat batik kasar dan sedang. Pernah pemerintah mengeluarkan peraturan dimana batik dari mori biru harganya ditetapkan oleh pemerintah dan tidak dijual bebas dipasaran, dan kain batik dari golongan ini disebut batik sandang. Batik sandang ukuranya lebih pendek dari batik biasa.

Ukuran moribiru dalam perdagangan, dulu yang dari Holland lebar 40 inchi dan 16 yard, 30 yard, 40 yard, 45 yard dan 48 yard.

Sedang dari Jepang mempunyai ukuran lebar 42 inchi dan panjang 48 yard

Contoh-contoh merk atau nama dagang dari mori-mori biru adalah sebagai berikut :

  • Mori biru dari Holland : Cap ayam besar biru, Cap blekok wungu, Cap bintang wungu, Cap bintang merah, dll
  • Mori biru dari Holland : Cap berlian, Cap corona camel, Cap lampu, Cap ayam hutan, dll

 

4. Mori Blaco

Golongan mori paling rendah kwalitasnya adalah golongan blaco, yang disebut pula golongan mori merah atau kain grey karena biasanya dijual dipasaran dalam keadaan grey atau belum diputihkan. mori blaco sebagaian besar sudah dihasilkan didalam negeri, jga para pengusaha batik sendiri ada yang menenun dengan alat tenun bukan mesin. Mori blaco dalam pasaran tiap piece mempunyai ukuran lebar antara 30 – 43 inchi panjang 48 yard.